QCD (Quality, Cost, Delivery), Aspek Jual Beli yang Harus Diperhatikan

Published by serenata on

Boleh dibilang, saat ini, kegiatan jual beli menyediakan lapangan pekerjaan yang begitu luas dan diperkirakan sebagai kegiatan yang menjanjikan hingga masa yang akan datang. Meskipun menjanjikan, bisnis tidak serta merta akan selalu membawa keuntungan bagi para penggiatnya.

Untuk mengupayakan terjadinya proses jual beli yang lancar dan menghasilkan keuntungan, ada beberapa aspek jual beli yang harus Anda perhatikan. Bukan hanya dalam bentuk jual beli produk, aspek ini juga berkaitan dengan jual beli dalam hal jasa. Aspek apa sajakah yang dimaksud?

Aspek Jual Beli Ke-1

Aspek pertama adalah quality (kualitas) yang berkaitan dengan hal-hal yang dimiliki oleh produk/jasa itu sendiri. Tidak berhenti di situ, kualitas produk ialah hal-hal yang diinginkan oleh konsumen untuk dapat memenuhi kebutuhannya. Kualitas produk ditentukan oleh beberapa hal, mulai dari spesifikasi, fitur, hingga variasi. Kualitas dapat diperoleh dari adanya efisiensi dan kedisiplinan dalam keseluruhan proses produksi, mulai dari tenaga kerja, mesin, dan bahan baku.

Aspek Jual Beli Ke-2

Aspek kedua ialah cost (biaya) yang berkaitan dengan biaya produksi serta pengiriman suatu produk/jasa hingga sampai ke tangan konsumen. Biaya tersebut akan menimbulkan biaya lainnya, yaitu biaya yang harus dibayarkan oleh konsumen. Aspek satu ini memengaruhi seberapa besar daya jual barang/jasa beserta dengan profitabilitas barang/jasa yang dipasarkan tersebut bagi produsen.

Biaya produksi biasanya merupakan biaya terbesar dalam sebuah kegiatan bisnis. Meskipun hal-hal dalam proses produksi tidak memengaruhi biaya lainnya seperti biaya adminstrasi ataupun biaya penjualan, hal-hal tersebut dapat memengaruhi biaya finansial.

Aspek Jual Beli Ke-3

Aspek terakhir adalah delivery (pengiriman) yang termasuk di dalamnya pengantaran suatu barang jadi/jasa kepada konsumen dalam waktu, jumlah, dan tempat tepat yang telah ditentukan.

Keberhasilan pengiriman didukung oleh inventaris, panjangnya waktu produksi, dan kapasitas yang tersedia. Semua hal tersebut dipengaruhi oleh bagian produksi. Rancangan dan jadwal produksi yang tepat waktu akan menentukan performa pengiriman dari sebuah kegiatan bisnis.

QCD – Quality, Cost, Delivery

Ketiga aspek di atas seringkali disebut dengan sebutan “QCD”. Aspek QCD ini dapat diibaratkan sebagai tiga kaki yang dibutuhkan oleh penyedia barang/jasa untuk ‘menopang’ konsumen yang dimilikinya. Bila penjualan sebuah barang/jasa tidak memerhatikan salah satu dari aspek tersebut, akan terjadi hambatan dalam proses jual beli, misalnya ketidakberhasilan produksi atau tidak adanya konsumen yang tertarik. Jadi, Anda tentu tidak dapat mengorbankan salah satu aspek demi kedua aspek lainnya.

Masing-masing aspek QCD memiliki nilai yang sama pentingnya bagi seorang konsumen karena seorang konsumen menginginkan sebuah produk/jasa berkualitas baik dengan harga terjangkau yang diantarkan dalam jumlah yang dibutuhkannya pada waktu yang telah ditentukan.

Sebuah produk/jasa berkualitas baik dengan harga terjangkau yang diantarkan terlambat tentu saja secara praktis tidak berguna bagi konsumen. Begitu pula dengan sebuah produk/jasa berkualitas baik yang diantarkan tepat waktu namun memiliki harga yang sangat tinggi. Harga kompetitif dan pengiriman yang tepat waktu juga tidak dapat menutupi kurangnya kualitas sebuah produk/jasa.

Dengan demikian, dalam sebuah bisnis, pelaku bisnis selaku penyedia produk/jasa sangat diharuskan untuk mempertahankan kestabilan serta harmonisasi aspek QCD dari produk/jasa yang dipasarkannya.

Mempertanggungjawabkan hal tersebut akan menjadi kewajiban bagi manajer operasi ataupun manajer produksi. Mereka harus memastikan proses produksi berjalan lancar dengan memerhatikan bahan baku yang digunakan.

Bagaimana dengan kegiatan bisnis Anda? Apakah aspek QCD-nya telah terpenuhi?

Acuan:

(ED)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *