Apa itu Growth Hacking dan Strategi Penerapannya di Perusahaan Anda

Published by serenata on

Di zaman serba modern seperti ini, internet seolah menjadi kebutuhan dasar yang tidak bisa disepelekan begitu saja. Bagi sebagian besar orang, jika hidup tanpa internet, ibarat kata makan sayur tapi tidak pakai garam dan gula alias hambar. Sebenarnya, tidak hanya individu saja yang bergantung pada internet, korporat-korporat besar juga lebih bergantung pada jaringan ini.

Dengan maraknya hal-hal yang bernuansa digital, tak heran jika saat ini banyak bermunculan startup di berbagai bidang, contohnya saja di bidang ecommerce, eprocurement (solusi pengadaan barang dan jasa seperti ProcurA), egovernment, etiket, dan lainnya. Kehadiran start up ternyata memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat, contohnya saja jika Anda ingin membeli barang yang berada di luar pulau.

Sebelum adanya ecommerce, cukup sulit mendapatkan barang-barang lintas pulau. Hal itu jelas berbeda dengan sekarang karena memesan melalui aplikasi startup tertentu, maka barang otomatis bisa diterima. Nah, bagaimana strategi startup-startup tersebut agar produk mereka bisa lebih mudah diterima dan dicintai oleh masyarakat? Ternyata, rahasianya ada pada growth hacking. Apa itu growth hacking dan bagaimana strategi penerapannya di perusahaan Anda?

Pengertian Growth Hacking

Growth hacking merupakan istilah baru yang dipopulerkan oleh Sean Ellis pada 2010 silam. Lalu, apa itu growth hacking? Pengertiannya adalah proses eksperimen cepat di bidang marketing, pengembangan produk, penjualan, dan pendukung bisnis lainnya untuk meningkatkan efisiensi dalam perusahaan. Mengapa disebut eksperimen cepat? Karena strategi yang dimainkan bertujuan untuk mendapatkan hasil secepat mungkin dengan biaya minimum. Growth hacking sebenarnya hanya fokus pada pertumbuhan dan perkembangan bisnis.

Strategi Penerapan di Perusahaan Anda

Membangun suatu bisnis bukanlah hal mudah. Seorang growth hacker harus mampu bekerja multitasking dalam membangun bisnisnya. Artinya, growth hacker tidak hanya harus fokus pada strategi pemasaran saja, tetapi juga harus bisa berstrategi untuk pengembangan produk, segmentasi pasar, dan unsur lain yang bisa menunjang pertumbuhan bisnis. Lantas bagaimana strategi penerapannya?

1. Memanfaatkan media sosial untuk melihat peluang pasar

Kehadiran media sosial yang cukup beragam di era ini, bisa Anda manfaatkan untuk melihat minat dan kecenderungan masyarakat akan suatu produk. Melalui media sosial ini Anda juga bisa menentukan calon pelanggan nantinya.

2. Berikan penawaran menarik

Penawaran menarik merupakan salah satu strategi jitu dalam menggaet pelanggan. Anda bisa memberikan penawaran menarik berupa potongan harga, gratis ongkos kirim (jika Anda memilih ecommerce), modul dan tutorial penggunaan produk gratis, dan masih banyak lagi yang kesemuanya Anda sesuaikan dengan produk yang akan dibuat.

3. Program referral

Strategi ini cukup dianggap efektif untuk meningkatkan pertumbuhan suatu bisnis. Anda bisa memberikan insentif khusus bagi referral yang bisa mengajak pelanggan lain untuk memajukan bisnis Anda. Beberapa perusahaan kelas dunia sudah berhasil menerapkan cara ini, salah satunya Dropbox. Dropbox memberikan update storage bagi referral yang mampu mendaftarkan akun di layanan Dropbox. Sejak cara ini digunakan, Dropbox mampu menarik minat 4 juta pelanggan baru dalam kurun waktu 15 bulan saja.

4. Memanfaatkan gratisan dari platform lain

Nah, cara ini terbilang unik karena Anda bisa mempromosikan bisnis melalui platform lain yang sudah sukses. Contohnya Youtube dan MySpace. Sebelum sukses seperti sekarang ini, Youtube sempat memberikan link embed di video MySpace secara gratis karena saat itu MySpace belum memiliki fitur berbagi (share).

Itulah paparan tentang apa itu growth hacking dan penerapannya dalam perusahaan. Sebelum memulai suatu bisnis, alangkah baiknya Anda memilih growth hacker yang benar-benar kompeten di bidangnya. Semakin baik kinerja growth hacker, semakin cepat bisnis Anda berkembang. Semoga sukses!

Sumber:

(EV)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *