Meski Terbilang Baru, Ini Kelebihan dan Kekurangan P2P Lending!

Published by serenata on

Apa saja kelebihan dan kekurangan P2P Lending? Anda akan segera tahu setelah membaca artikel yang satu ini. Fintech atau Financial Technology merupakan bentuk nyata penerapan kemajuan teknologi di bidang keuangan. Semakin maju peradaban manusia, semakin mudah pula segala aspek yang menunjang kehidupan. Jika sebelumnya manusia rela antri di bank untuk sekadar menerima pinjaman, maka tidak demikian dengan sekarang.

Untuk mendapatkan pinjaman, seseorang cukup mengisi data secara online. Tak berselang lama, uang pun bisa dicairkan asalkan data yang dimasukkan ke dalam sistem adalah data yang sah. Seperti itulah dasar diciptakannya P2P lending. Sebagai produk buatan manusia, tentu P2P lending memiliki kelebihan dan kekurangan. Lantas, apa saja kelebihan dan kekurangan P2P lending?

Kelebihan P2P Lending

Sebelum membahas kekurangannya, kita bahas dulu kelebihan dari P2P Lending ini. Adapun kelebihan P2P lending adalah sebagai berikut.

1. Memberikan kemudahan akses pinjaman

P2P lending menawarkan kemudahan dalam mengakses pinjaman melalui aplikasi. Seluruh transaksi hanya dilakukan secara online, sehingga tidak memakan waktu lama.

2. Membantu pemasaran produk

Jika seseorang menggunakan P2P lending untuk mendapatkan pendanaan modal usaha, maka secara tidak langsung usaha yang dirintis peminjam tersebut bisa dikenalkan oleh pihak marketplace melalui sosial media yang terintegrasi dengan sistem.

3. Pendanaan cepat

Salah satu alasan mengapa P2P lending banyak dijadikan pilihan pendanaan oleh para borrower adalah karena proses pencairan dananya cepat. Jika di bank membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk proses pencairan dananya, maka di P2P lending hanya dibutuhkan waktu beberapa hari saja.

4. Membantu pertumbuhan UKM di Indonesia

Keberadaan peer to peer lending ini ternyata tidak hanya menguntungkan investor, tetapi juga sangat menguntungkan usaha kecil menengah. Melalui pendanaan yang diberikan, diharapkan usaha kecil menengah mampu berkembang dan memasarkan produknya, sehingga kehidupan ekonominya menjadi semakin baik.

Kekurangan P2P Lending

Nah, keempat poin di atas merupakan kelebihan yang ditawarkan oleh peer to peer lending. Lalu, apa kekurangannya? Adapun kekurangan P2P lending adalah sebagai berikut.

1. Terbatasnya rekam jejak pengelola

Sebagai pengelola P2P lending, keahlian yang harus dimiliki adalah kemampuan untuk menganalisis calon borrower yang nantinya akan didanai oleh lender. Oleh karena teknologi ini baru berkembang sekitar 6 tahun di Indonesia, maka masih belum banyak rekam jejak pengelola yang diketahui oleh calon lender.

2. Seluruh risiko ditanggung lender

Jika borrower menunggak tagihan atau bahkan tidak melanjutkan tagihan berdasarkan ketentuan yang semestinya, maka risiko hilangnya pinjaman ditanggung sepenuhnya oleh lender.

3. Investasi tidak bisa ditarik sewaktu-waktu

Jika Anda berinvestasi saham, maka likuiditas berlaku sewaktu-waktu. Artinya, saham bisa dijual sewaktu-waktu. Berbeda dengan P2P lending, dana yang telah Anda investasikan tidak bisa ditarik sebelum jatuh tempo. Oleh karena itu, pertimbangkan matang-matang sebelum menjadi lender.

4. Jika pengelola bangkrut, uang tidak akan kembali

Kualitas pengelola P2P lending bisa dilihat dari rekam jejaknya. Semakin banyak modal yang dimiliki, tentu semakin solid marketplace tersebut, sehingga kemungkinan untuk bangkrut semakin kecil. Jika pengelola bangkrut, otomatis uang lender tidak akan kembali.

Itulah kelebihan dan kekurangan P2P lending yang harus Anda ketahui. Sebelum berinvestasi di Fintech ini, Anda harus mempertimbangkan segala kemungkinannya. Jika Anda telah mantap menjadi lender, pilihlah pengelola yang memiliki rekam jejak yang baik dan sumber modal besar.

Tentang ProcurA:

ProcurA merupakan perusahaan penyedia software eprocurement yang membantu perusahaan Anda dalam solusi pengadaan barang dan jasa. Melalui software eprocurement, perusahaan Anda jadi bisa lebih hemat waktu, tenaga, dan biaya dalam proses procurement-nya. Untuk informasi lebih lanjut atau free demo, segera kunjungi situs web kami di sini.

Sumber:

(EV)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *